Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul bersinergi dalam kegiatan Surveilans Faktor Resiko Antraks di Kapanewon Karangmojo, Ponjong dan Rongkop. Ketiga kapanewon menjadi lokasi kegiatan mengingat sebelumnya di lokasi tersebut ditemukan kasus antraks di tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan ini dimotori oleh BBTKLPP Yogyakarta dan melibatkan juga Balai Besar Veteriner Wates Kulonprogo.

Surveilans Faktor Resiko Antraks yang dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 15-17 Juni 2021 ini meliputi pengambilan sampel tanah di lokasi kasus dan wawancara kepada peternak maupun warga di sekitar kasus. Kegiatan yang berada di  Kalurahan Grogol Kapanewon Karangmojo, Kalurahan Bedoyo Kapanewon Ponjong dan Kalurahan Pucanganom Kapanewon Rongkop ini di lakukan untuk memantau pengetahuan peternak, perilaku peternak dan melakukan pemeriksaan, ada tidaknya spora antraks di lokasi kasus. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat dipastikan bahwa kejadian kasus antraks yang pernah terjadi sudah tertangani dengan baik dan lokasi kasus sudah aman (tidak ditemukannya spora antraks di tanah), selain itu peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan antraks pada peternak dan warga masyarakat.

Kegiatan surveilans faktor resiko antraks dapat terlaksana dengan baik berkat peran aktif padukuhan sampai tingkat RT dan antusiasme warga masyarakat yang merasakan manfaat dengan adanya kegiatan pemantauan dari pemerintah. Masyarakat berterima kasih dan berharap tetap dilakukan pemantauan sampai wilayah mereka dapat benar-benar dinyatakan aman.