LANJUT USIA SEHAT DAN BERDAYA KELUARGA PUN BAHAGIA

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) yang menyebabkan peningkatan jumlah penduduk lanjut usia secara signifikan. Upaya kesehatan bagi lanjut usia terus dikembangkan agar para lanjut usia tetap sehat, mandiri, aktif dan produktif. Pada dasarnya semakin bertambahnya usia, maka semakin besar kemungkinan seseorang mengalami permasalahan kesehatan baik secara fisik, psikis, spiritual, ekonomi dan sosial. Salah satu permasalahan mendasar pada lanjut usia adalah masalah kesehatan akibat proses  penuaan (degenerative). Selain itu Lansia cenderung menderita lebih dari satu penyakit.

Menurut data Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (2014) bahwa lansia yang sehat tanpa penyakit sebesar 13%, lansia dengan satu jenis penyakit 34,6%, dua jenis penyakit 28%, tiga jenis penyakit 14,6%, empat jenis penyakit 6,2%, lima jenis penyakit 2,3%, enam jenis penyakit 0,8% dan yang menderita lebih dari enam jenis penyakit 0,3%.

Dalam rangka upaya mendukung program kesehatan  lanjut usia sekaligus memperingati  Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 23 yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, pada hari Selasa, 6 Agustus 2019 Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan Kampanye Hari Lansia Nasional (HLUN) yang bertemakan “Mewujudkan Lanjut Usia Mandiri, Sehat, dan Bermartabat” di Bangsal Sewokoprojo  Wonosari, Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari OPD terkait, Kepala Puskesmas, Programer Lansia dan para Usia Lanjut dari seluruh Desa di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dan dari lintas OPD terkait seperti Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Dinas pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD), Dinas Sosial, dan Dinas Komunikasi dan Informasi.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irawaty, M.kes menyampaikan semakin meningkatnya usia semakin banyak penyakit yang tidak bisa dihindari namun bisa dijaga dengan melakukan gerakan masyarakat hidup sehat. Seperti aktivitas fisik (olahraga) 30 menit sehari, makan buah dan sayur setiap hari, pemeriksaan kesehatan secara rutin, menghindari rokok dan minuman keras, gaya hidup yang bersih dan tidak lupa harus selalu bahagia. Kepala Dinas Kesehatan juga berharap dengan adanya sosialisasi ini para lansia dapat menerapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), agar lansia tetap sehat dan tidak menjadi beban baik untuk dirinya sendiri maupun untuk keluaganya.

Kegiatan ini diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjut dengan makan buah bersama, dan pelayanan kesehatan berupa skrining sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) meliputi pemeriksaan tekanan darah, status gizi, status gula darah, asam urat, kerja jantung dan kesehatan mental emosional, selanjutnya dilaksanakan konseling oleh dokter dan ditutup dengan edukasi melalui talkshow oleh dr. Ida Rochmawati, M.Sc.,Sp.KJ tentang Mengatasi Demensia (kepikunan) pada Lansia. Kegiatan ini disambut antusias oleh semua peserta. Semua peserta mengikuti seluruh tahapan-tahapan kegiatan dengan semangat dan gembira.

426total visits,1visits today