KONTRIBUSI PROGRAM IMUNISASI DALAM MENYEHATKAN ANAK BANGSA

Menurut Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menjelaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penyakit menular terutama penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Hadirnya program imunisasi ini sangat menentukan derajat kesehatan generasi penerus di masa yang akan datang. Oleh karena itu Pemerintah menjadikan program imunisasi sebagai salah satu dari 5 program prioritas nasional saat ini. Keberhasilan program imunisasi dipengaruhi oleh dukungan banyak pihak selain Pemerintah, seperti pemberi pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta, praktisi pendidikan, LSM, Tokoh Masyarakat serta masyarakat sendiri. Masih ada meskipun sangat kecil pihak yang meragukan program imunisasi.

Hampir 50% di Kabupaten Gunungkidul pelayanan imunisasi dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan swasta baik praktik dokter mandiri, praktik bidan mandiri, klinik sampai rumah sakit swasta. Menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan untuk melakukan pembinaan, pengendalian, pengawasan dan monitoring evaluasi pelaksanaannya.

Pada tanggal 16/09/2019 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) DIY diselenggarakan pelatihan manajemen program imunisasi bagi pengelola program imunisasi Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari. Sejumlah 31 orang peserta akan mengikuti pelatihan selama 5 hari. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan petugas dalam mengelola dan mengawal program imunisasi. Pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Dewi Irawaty, M. Kes ditandai dengan pemukulan gong dan penyematan tanda peserta pelatihan kepada dua orang perwakilan. Pada saat itu hadir menyaksikan Kepala Bapelkes DIY, Dra Henny Aprita Rahayuningsih, Msi, Apt, Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), drg. Niken Widyawati, MM dan pejabat Bapelkes lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul meminta agar semua petugas peka terhadap persoalan imunisasi di lapangan. Respon cepat terhadap adanya penolakan, adanya kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI), adanya KLB, harus dilakukan. Tanggung jawab Dinas Kesehatan sebagai kepanjangan tangan Pemerintah adalah untuk memastikan logistik vaksin cukup dan dalam keadaan baik sampai dipergunakan untuk masyarakat. Selain itu petugas harus menjalankan perannya dengan baik sehingga akan dapat dilihat daya ungkit keberhasilan program imunisasi dan menurunnya angka kesakitan penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi.

206total visits,1visits today