Hypnotheraphy adalah terapi yang dilakukan pada subjek dalam kondisi hipnosis.

Orang yang terhipnotis menunjukkan karakteristik tertentu yang berbeda dengan yang tidak terhipnotis, mereka lebih mudah disugesti.

Hipnotheraphy sering digunakan untuk memodifikasi perilaku subjek, isi perasaan, sikap, juga keadaan seperti kebiasaan disfungsional, kecemasan, sakit sehubungan stress, manajemen rasa sakit, dan perkembangan pribadi; membantu mengurangi ketegangan dan kecemasan yang sering dialami oleh ibu hamil, menjelang dan saat persalinan berlangsung.

Hipnosis didefinisikan sebagai suatu kondisi pikiran dimana fungsi analitis logis pikiran direduksi sehingga memungkinkan individu masuk ke dalam kondisi bawah sadar (subconscious/ unconscious), dimana tersimpan beragam potensi internal yang dapat dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan kualitas hidup. Individu yang berada pada kondisi “hypnotic trance” lebih terbuka terhadap sugesti dan dapat dinetralkan dari berbagai rasa takut berlebih (phobia), trauma ataupun rasa sakit. Individu yang mengalami hipnosis masih dapat menyadari apa yang terjadi di sekitarnya berikut dengan berbagai stimulus yang diberikan oleh terapis.

Terapi hipnosis (hypnotheraphy) kini merupakan fenomena ilmiah, namun hingga kini masih belum terdapat definisi yang jelas. Secara umum mekanisme kerja hypnotheraphy sangat terkait dengan aktivitas otak manusia. Aktivitas ini sangat beragam pada setiap kondisi yang diindikasikan melalui gelombang otak yang dapat diukur menggunakan alat bantu EEG (Electroenchepalograph).

Berikut diuraikan berbagai gelombang otak disertai dengan aktivitas yang terkait:

`Beta (14-25 Hz) (normal);

Atensi, kewaspadaan, kesigapan, pemahaman, kondisi yang lebih tinggi diasosiasikan dengan kecemasan, ketidaknyamanan, kondisi lawan/ lari.

~ Alpha (8-13 Hz) (meditatif)

Relaksasi, pembelajaran super, fokus, relaks, kondisi trance ringan, peningkatan produksi serotonin, kondisi pra-tidur, meditasi, awal mengakses pikiran bawah sadar (unconcious).

 

 

~ Theta (4-7 Hz) (meditatif)

Tidur bermimpi (tidur REM/ Rapid Eye Movement), peningkatan produksi cathecolamines (sangat vital untuk pembelajaran dan ingatan), peningkatan kreatifitas, pengalaman emosional, berpotensi terjadinya perubahan sikap, peningkatan pengingatan materi yang dipelajari hypnogogic imagery, meditasi mendalam, lebih dalam mengakses pikiran bawah sadar (unconscious).

~ Delta (0,5-3 Hz) (tidur dalam);

Tidur tanpa mimpi, pelepasan hormon pertumbuhan, kondisi nonfisik, hilang kesadaran pada sensasi fisik, akses ke pikiran bawah sadar (unconscious) dan memberikan sensasi yang sangat mendalam ketika diinduksi dengan Holosinc.

 

Contoh penggunaan hypnotherapy:

* hypnobirthing (metode mawar merekah)

* hypnobreastfeeding

* hypno-firtility

 

Hypnobirthing (metode mawar merekah)

Hypnobirthing adalah clinical hypnotherapy signobirthing.

Hypnobirthing memandu ibu untuk melakukan relaksasi kehamilan dan persiapan persalinan.

Silakan mengikuti langkah demi langkah, Anda akan merasa ketenangan pikiran, kedamaian dan kenyamanan.

Relaksasi hypnobirthing metode mawar merekah ditujukan untuk ibu yang sedang mempersiapkan proses persalinan atau mungkin sedang menjalani proses persalinan kala 1 atau kala pembukaan jalan lahir.

 

 

 

 

 

Langkah Melakukan Relaksasi dan Hypnobirthing

 

# Lakukan relaksasi otot

* Sebelum mulai, lakukan beberapa gerakan penghantar. Perlahan tundukkan kepala, lalu tengadahkan. Gerakkan kepala ke kiri, lalu ke kanan. Selanjutnya,     putar kepala perlahan searah jarum jam, lalu putar berlawanan arah secara perlahan. Putar kedua bahu ke arah depan, lalu ke belakang.

* Persiapkan posisi yang paling nyaman, duduk atau berbaring.

* Tegangkan otot-otot tubuh, mulai dari telapak kaki hingga wajah. Rasakan ketegangannya beberapa saat.

* Lepaskan ketegangan sambil mengendurkan seluruh otot mulai dari wajah sampai telapak kaki.

 

# Lakukan relaksasi wajah

* Biarkan kedua kelopak mata Anda pelan-pelan menutup. Jangan dipaksa, tetapi biarkan menutup sendiri perlahan.

* Pusatkan perhatian Anda pada otot-otot di dalam dan di sekitar mata.

* Begitu terasa otot-otot mata rileks secara alami, rasakan ketenangan mengalir dari kedua kening, turun ke kelopak mata, ke tulang pipi, dan sekeliling rahang.

* Biarkan rahang bawah sedikit rileks sehingga gigi atas dan gigi bawah terpisah. Kelopak mata akan terasa lebih berat ketika pipi dan rahang rileks.

Bawa rileks mata ke dalam keadaan seolah-olah kelopak mata tak dapat

bergerak lagi.

* Rasakan daerah kepala semakin rileks.

* Ketika mempraktikkan teknik ini, Anda akan merasakan leher, bahu, dan siku turun. Bayangkan bahu terbuka ke luar dan kedua tangan tergantung rileks dari siku.

 

# Lakukan relaksasi napas

Napas yang rileks adalah napas perut yang lambat dan teratur. Perlahan-lahan hirup napas yang dalam lewat hidung, hitung 10 kali hitungan. Selanjutnya, hembuskan lewat hidung perlahan-lahan sambil diniatkan:”Setiap hembusan napas membuat diri saya semakin tenang”. ini merupakan salah satu cara menuju ke kondisi rileks yang semakin dalam (teknik deepening).

 

# Lakukan relaksasi pikiran

* Pada saat berbaring/duduk pandang atau pusatkan perhatian pada satu titik atau benda terus-menerus hingga terasa kelopak mata semakin santai, mulai berkedip perlahan untuk kemudian biarkan kedua mata terpejam. Nikmati santainya raga dan jiwa. Teknik ini disebut fiksasi mata.

* Jika ada pikiran yang datang, sementara biarkan saja, tetap pusatkan perhatian pada musik dan panduan.

* Saat ini, bisa lakukan teknik “isolasi diri” dengan berulang-ulang niatkan: “Suara apa pun yang ada tetaap membuat diriku semakin tenang/rileks”.

 

Posisi relaksasi

 

# Relaksasi dengan posisi berbaring

* Biarkan kedua lengan di sisi tubuh.

* Tekuk siku sedikit ke luar dengan bahu sedikit membuka ke luar.

* Tangkupkan tangan dengan lembut dan perlahan ditangkupkan, arahkan telapaknya ke bawah dengan jari-jari dalam posisi membulat, beristirahat di kedua sisi tubuh.

* Regangkan kedua kaki dengan jarak sekitar 6 inci (15,2cm), dengan posisi menekuk ke luar.

 

# Relaksasi dalam posisi lateral

* Ini merupakan posisi paling penting.

* Baringkan tubuh ke sisi kiri.

* Leher dan sisi kiri kepala beristirahat di atas bantal.

* Lengan kiri diletakkan lepas di sisi kiri tubuh.

* Selanjutnya, dengan siku terlipat letakkan tangan di sebelah bantal. Kaki kiri lurus ke bawah dengan lutut sedikit menekuk. Kaki kanan diletakkan di atasnya dengan pinggul ditopang oleh satu atau dua bantal di bawah lutut.

* Pilih posisi relaksasi seperti yang telah dijelaskan di buku ini. Ikuti panduan relaksasi pada CD yang ada.

* Tegangkan otot di telapak kaki (jari-jari kaki di arahkan ke langit-langit). ketegangan ini merambat ke betis, paha, pinggul, perut, terus ke dada. Bahu sedikit ditarik ke arah telinga. Kedua telapak tangan dikepal, wajah ditegangkan, lidah menempel di langit-langit mulut.

* Rasakan ketegangan beberapa saat, lalu lepaskan sambil menghembuskan napas ”ahhhh…”

* Lepaskan ketegangan, kecemasan, kesedihan, kemarahan, kebencian, perasaan-perasaan dendam, dan semua emosi-emosi negatif yang ada di dalam diri Anda. (latihan ini bisa dilakukan hingga 3-4 kali sampai Anda merasakan otot-otot di seluruh tubuh menjadi rileks.

* Kini, saatnya merasakan rileksnya otot di daerah wajah. Wajah yang rileks selalu dalam keadaan berseri-seri atau tersenyum.

* Rasakan rileksnya otot di di daerah leher, bahu kiri dan kanan, lengan atas, lengan bawah, kedua telapak tangan serta seluruh jari jemari tangan terasa semakin lama semakin rileks.

* Jika ada pikiran-pikiran yang datang selama proses latihan relaksasi, sementara biarkan saja. Tetap arahkan kedua indera pendengaran ke musik dan suara panduan yang terus menghantarkan Anda memasuki alam relaksasi yang semakin dalam.

* Kini, rasakan rileksnya otot di daerah dada depan sampai belakang, semakin lama semakin rileks.

* Selanjutnya, kita rasakan otot di daerah perut bagian belakang sampai ke depan rileks, terasa semakin rileks.

* Rasakan otot yang rileks di daerah panggul belakang sampai depan.

* Seluruh otot menjadi semakin mengendur, semakin rileks.

* Tiba saatnya merasakan otot yang rileks di daerah paha kiri dan paha kanan, lutut kiri dan lutut kanan, betis kiri dan kanan, kedua telapak kaki, serta seluruh jari jemari kaki terasa semakin rileks. Kini, telapak kaki yang rileks perlahan-lahan terjatuh ke kiri dan ke kanan, bagus sekali.

* Rasakan betapa nikmatnya seluruh otot mulai dari puncak kepala sampai telapak kaki terasa semakin rileks, seluruh sel, pembuluh darah, saraf, dan organ bekerja dengan seimbang dan semakin sehat.

* Kini, tiba saatnya untuk melakukan relaksaasi napas. Napas yang rileks adalah napas perut.

* Hirup napas yang panjang lewat hidung, satu… dua… tiga… empat… tahan sejenak…

* Hembuskan napas lewat hidung atau mulut dengan perlahan-lahan. Teruskan bernapas dengan perut, hayati napas adalah napas kehidupan.

* Selalu niatkan, setiap kali menghirup napas, Anda memasuki alam relaksasi yang jauh lebih dalam, 10 kali lipat lebih dalam, bagus sekali.

* Terus pusatkan perhatian pada napas yang keluar dan masuk, yang terus menghantarkan dirinuntuk masuk dalam keadaas rileks yang paling dalam.

* Bayangkan saat ini Anda berada di seluruh taman yang indah dengan pemandangan alam yang indah. Bunyi gemericik air yang menenangkan, rumput hijau yang luas tanpa batas, menyejukkan yang membuat Anda terasa semakian nyaman, tenteram, dan damai.

* Dalam keadaan rileks, saatnya menanamkan niat/sugesti ke pikiran bawah sadar Anda, semakin tenang, ikhlas, pasrah terutama dalam menghadapi persalinan alami, nyaman, dan lancar.

* Kini, tiba saatnya untuk mengakhiri latihan relaksasi

* Persiapan diri Anda pada hitungan ketiga latihan selesai dan semua sugesti menjadi realita  dalam kehidupan Anda.

* Satu… saatnya kembali berada di ruangan ini. Dua… sadari  napas Anda. Tiga… persiapkan untuk membuka kedua kelopak mata, Anda bangun dalam keadaan tenang, bugar, dan nyaman.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Https://books.google.co.id. Tarot Psikologi-Page 113. 2010.

Https://id.wikipedia.org/wiki/ Hipnoterapi. 15 Desember 2021.

Kuswandi, L. Keajaiban Hipno-Birthing. Pustaka Bunda, Grup Puspa Swara, Anggota IKAPI. 2011.

 

Oleh: dr. DWI RANY WIDIYASTUTI