RATUSAN ANAK RAYAKAN HARI KESEHATAN GIGI SE DUNIA DI GUNUNGKIDUL

3gigi 2gigi 1gigi 5gigi 4gigi

Tanggal 20 maret ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Gigi se Dunia (World Oral Health Day) oleh organisasi dokter gigi se dunia FDI World Dental Federation. Di Kabupaten Gunungkidul, Hari Kesehatan Gigi se Dunia tahun 2014 ini dirayakan di SD Nglipar I kecamatan Nglipar, dengan melibatkan sekitar 497  murid Sekolah Dasar, meliputi :
1. SD Nglipar I dengan jumlah 162 murid
2. SD Nglipar II dengan jumlah 125 murid
3. SD Sendowo III dengan jumlah 80 murid
4. SD Kwarasan dengan jumlah 130murid

Pada Hari Kesehatan Gigi se Dunia 20 maret 2014 serentak pada jam 10 pagi, para siswa sekolah melakukan kegiatan sikat gigi bersama. Perhelatan tersebut diselenggarakan berdasarkan kerja sama PDGI dengan PT Unilever. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat dikembangkan pola hidup sehat di bidang kesehatan gigi sejak usia dini. Selain menyikat gigi bersama juga dilaksanakan penyuluhan serta ramah tamah dengan Muspika kecamatan Nglipar, UPT TK SD Nglipar serta kepala UPT Puskesmas Nglipar I. dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Gigi se Dunia.Tema global peringatan tahun ini adalah MERAYAKAN SENYUM SEHAT (Celebrating Healthy Smile) yang mengambarkan konstribusi kesehatan gigi terhadap kesejahteraan hidup.

Pada peringatan tahun 2014 ini juga diluncurkan logo World Oral Health Day yang baru. Logo tersebut menggambarkan senyum sehat dan bahagia. Vitalitas senyuman pada logo tersebut menggambarkan vitalitas yang diharapkan dimiliki oleh setiap orang yang memiliki kesehatan gigi yang baik.  Dengan kesehatan gigi yang baik akan meniadakan beban dari penyakit gigi dan mulut.Di seluruh dunia organisasi profesi kedokteran gigi di masing-masing negara juga menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka Hari Kesehatan Gigi se Dunia. Menurut FDI World Dental Federation, tahun ini Hari Kesehatan Gigi se Dunia dirayakan pada lebih dari 75 negara.

Kegiatan tidak hanya dijalankan oleh para dokter gigi namun para mahasiswa kedokteran gigi turut pula berpartisipasi, serta didukung pula oleh tenaga kesehatan lainnya, dan masyarakat umum.  Tahun ini selain kegiatan menyikat gigi bersama yang dilakukan di asia, sedangkan di daerah Baltik diselenggarakan perlombaan bagi siswa sekolah untuk menafsirkan tema peringatan, di India diselenggarakan kunjungan ke sekolah-sekolah, dan di Ukrania dilakukan kegiatan pembuatan montase foto senyum sehat.

Dengan peringatan Hari Kesehatan Gigi se Dunia juga merupakan upaya mempromosikan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan gigi dan mulut.  Berdasarkan data yang dikeluarkan FDI World Dental Federation, sekitar 90% penduduk dunia dalam hidupnya pernah mengalami sakit gigi dari karies gigi, penyakit periodontal, hingga kanker rongga mulut. Di dunia sebanyak 60-90% siswa sekolah mengalami karies.  Namun hanya 60% penduduk dunia yang mendapatkan pelayanan kesehatan gigi.Meski pada banyak negara berkembang beban penyakit gigi dan mulut mulai berkurang, namun komplikasi pada gusi semakin banyak terjadi, khususnya pada orang usia tua.

Selain itu juga terdapat faktor risiko utama seperti penggunaan tembakau, mengkonsumsi alcohol, diet yang banyak mengandung lemak, garam, dan gula menimbulkan berbagai penyakit kronis termasuk penyakit mulut.Penyakit gigi dan mulut tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi bila dijalankan upaya promosi kesehatan dan pencegahan penyakit yang didukung dengan kegiatan deteksi dini dan perawatan.  Pencegahan lini pertama dapat dilakukan terutama dengan menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida serta pemeriksaan gigi secara teratur.

Panitia Hari Kesehatan Gigi Sedunia Kab. Gunungkidul

Comments Closed

Comments are closed. You will not be able to post a comment in this post.