Pengembangan Desa Siaga di Kab.Gunungkidul

100_5829 Kunjungan Tamu Kab. Dharmasraya ke Poskedes Desa Siaga Giriasih Dalam rangka pengembangan Desa Siaga di Kabupat en Gunungkidul mengacu pada beberapa dasar hukum sebagai berikut : 1. UU NO. 32 TH 2004 TTG PEMERINTAHAN DAERAH: a. Urusan pemerintahan menjadi urusan wajib pemerintah prov dan kabupaten/kota (Bid Kes) b. Desa Siaga Aktif  merupakan  Urusan Pemerintah Kab/Kota yang diserahkan Pelaksanaannya kepada Desa 2. SK Menkes no : 564/MENKES/SK/VIII/2006 tentang Pedoman Pengembangan Desa Siaga 3. PERATURAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR 741/MENKES/PER/VII/2008 tentang STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN/KOTA 4. KEPMENKES NO. 828 TH 2008 ttg Juknis SPM 5. SK Menkes no : 1529/MENKES/SK/X/2010  tentang Pedoman pengembangan desa/keluarah siaga aktif 6. Perbup nomor 56 tahun 2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pengembangan Desa Siaga di Kabupaten Gunungkidul  yang telah dilalui dalam upaya mengembangkan desa siaga untuk mendukung pencapaia target MDGs th 2015. Sampai dengan tahun 2013 berdasarkan Perbup nomor 56 tahun 2011 sebanyak 144 desa sudah dibentuk menjadim desa siaga aktif berdasarkan SK Menkes no 1529/MENKES/SK/X/2010 dan sudah dikembangkan adanya Peraturan Kepala Desa tentang pengembangan desa siaga sebnayak 71 desa (49 % ). Capaian strata desa siaga di Kabupaten Gunungkidul tahun 2013 sebanyak : Pratama 71 desa ( 49%), Madya sebanyak 55 desa ( 38,2%), Purnama sebanyak 10 desa ( 6,9%) dan Mandiri ada 8 desa ( 5,6 % ). Desa siaga merupakan  “gerbong” pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul karena di tingkat desa dengan sebutan Forum Desa Siaga dengan 7 satgas yaitu: 1.Satgas Poskesdes/Yankes

2.Satgas  DBD,TBC,HIV/AIDS, Survailans dan penanggulangan Penyakit
3.Satgas PHBS dan KADARZI
4.Satgas Pengembangan  Posyandu dan UKBM
5.Satgas Gerakan Sayang Ibu/GSI, Kegawatdaruratan Kesehatan dan Bencana
6.Satgas Pengembangan Ekonomi Produktif  dan Ketahanan Pangan/Gizi
7.Satgas Lingkungan Sehat  dan STBM

Berikut ini tahapan yang telah dilaksanakan dalam mengembangkan desa siaga di Kabu G :

No INPUT PROSES OUTPUT
4 Dana Dekon Dinkes DIY 2012 Sosialisasi Perbup 56 th 2011 tingkat Desa : Agustus – Sept 2012 ( Hr NS dari DAU, biaya penyelenggaraan BOK pusk) Revisi SK Pengurus Desi sesuai Perbup 56 th 2012/peraturan kepala desa
5 Dana BOK tahun 2012 Pengajuan SK Bupati Tentang Tim Koordinasi PKMD dan Tim Teknis PKMD: Tahap I  bulan Juni-juli , Tahap II Agustus, tahap II September ( final legal drafting tgl 11 Sept 2012 ) Terbit SK Bupati S Tentang Tim Koordinasi PKMD dan Tim Teknis PKMD ( jadwal minggu IV September 2012)
Rakor Desi Tk Puskesmas  ( dana DAU ): jadwal Oktober-Nopember 2012 Pembentukan SK Kades/Perkades di masing-masing pusk
Rakor  Pengurus Desi tk Desa ( BOK 2012 ) Pemantapan Pengurus dan membahas intervensi masalah kesehatan
Monev Desa Siaga ( DAU ) : Okt-Nop 2012 Evaluasi kinerja Desa siaga di 30 desi ( di 30 pusk )
Pengkajian Profil Desa siaga di 144 desa ( DAU) : Nop 2012 Strata Desa Siaga
1 Perbup 56 th 2011 Sosialisasi Perbup ( camat,Ka.Pusk, TP-PKK,LP/LS)  :11 April 2012 (Dana DAU ) Tersosialisasinya Perbup 56 th 2011 kepada semua pemangku kepentingan Tk Kab/Kec
2 DPA  Dinkes no: 40/DPA/2012 ( seksi promkes 19.08. Pengembangan Desa Siaga Rakor/workshop LP/LS menyusun draf SK Bupati kelembagaan Desa Siaga sesuai Perbup 56 th 2011 ( LS/LP, perwakilan kades dan camat ) : 7 Juni 2012 ( dana Dekon ) Draf SK Bupati Tim Koordinasi PKMD, Tim Teknis PKMD, Tim Pembina dan Tim Teknis Forum Kec. Sehat, Forum Desi, Peraturan Kepala Desa dan Pengurus Padukuhan Siaga
3 Dukungan SKPD ( bag Pemdes,BPPM &KB,Dinkes,Bag Hukum) dan Lintas program Sosialisasi Perbup 56 th 2011 tk kecamatan (18 Kec.) : 19 Juni – 4 Juli 2012 Tersosialisasinya Perbup 56 th 2011 kepada semua pemangku kepentingan Tk Kec dan Desa

Comments Closed

Comments are closed. You will not be able to post a comment in this post.