ASOSIASI PROFESI KESEHATAN DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

ASOSIASI PROFESI KESEHATAN ( APROKES ) KABUPATEN GUNUNGKIDUL

  A.   DASAR PEMBENTUKAN :

 1.       UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran

2.       UU No 40 / 2004 tentang SJSN

3.       UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

4.       UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit

5.       UU No 24 / 2011 tentang BPJS

6.       Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan

7.       Perpres No 72 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional

8.       Perpres No 12 / 2013 tentang Jaminan Kesehatan

 B. VISI

Terwujudnya persatuan , kesatuan dan kesejahteraan organisasi profesi kesehatan

C. MISI

1.       Meningkatkan hubungan dan kerjasama antar anggota profesi kesehatan

2.       Meningkatkan peran organisasi profesi dalam pembangunan Bidang kesehatan

3.       Meningkatkan mutu pelayanan dan profesionalisme anggota profesi

4.       Meningkatkan peran advokasi untuk kesejahteraan anggota profesi

5.       Meningkatkan fungsi regulasi dalam kaitannya dengan pelayanan kepada masyarakat

D.TUJUAN

1.       Mewujudkan hubungan dan kerjasama antar anggota profesi kesehatan

2.       Mengoptimalkan peran organisasi profesi dalam pembangunan bidang kesehatan

3.       Menjamin mutu pelayanan dan profesionalisme anggota profesi dalam memberikan pelayanan kepada klien

4.       Terlaksananya  peran advokasi untuk kesejahteraan anggota profesi

5.       Mendukung upaya regulasi dalam kaitannya dengan pelayanan kepada masyarakat

E.  PROGRAM

1.       Upaya peningkatan hubungan kerjasama antara organisasi profesi kesehatan

2.       Upaya peningkatan peran organisasi profesi dalam pembangunan bidang kesehatan

3.       Upaya Peningkatan mutu pelayanan dan profesionalisme anggota profesi

4.       Upaya advokasi untuk kesejahteraan anggota profesi

5.       Upaya Penataan regulasi organisasi profesi dalam pelayanan kepada masyarakat

F.   ANGGOTA APROKES ( Asosiasi Profesi Kesehatan )

      ( Bab II Pasal 2 ; jenis Tenaga Kesehatan ; PP No 32 Tahun 1996 )

 

NO

KLASIFIKASI NAKES

NAMA ORGANISASI PROFESI

SINGKATAN

ANGGOTA

1

Medis

Ikatan Dokter Indonesia

IDI

Dokter

Persatuan Dokter Gigi Indonesia

PDGI

Dokter Gigi

2

Keperawatan

Persatuan Perawat nasional Indonesia

PPNI

Perawat

Ikatan Bidan Indonesia

IBI

Bidan

Persatuan Perawat Gigi Indonesia

PPGI

Perawat Gigi*

Ikatan Perawat Anestesi Indonesia

IPAI

Perawat Anestesi *

3

Kefarmasian

Ikatan Apoteker Indonesia

IAI

Apoteker

Analis Farmasi

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia

PAFI

Asisten Apoteker

4

Kesehatan masyarakat

Perhimpunan Ahli Epidemiolog Indonesia

PAEI

epidemiolog kesehatan

Perhimpunan Entomolog Kesehatan Indonesia

PEKI

entomolog kesehatan

mikrobiolog kesehatan

Perkumpuln Promosi & Pendidikan Kesehatan Masyarakat Indonesia

PPKMI

penyuluh kesehatan

administrator kesehatan

Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia

HAKLI

Sanitarian

5

Gizi

Persatuan Ahli Gizi Indonesia

PERSAGI

Nutrisionis

Dietisien

6

Keterapian fisik

Ikatan Fisioterapi Indonesia

IFI

Fisioterapis

Ikatan Okupasi Terapi Indonesia

IOTI

okupasiterapis

Ikatan Terapi Wicara Indonesia

IKATWI

terapis wicara

7

Ketekhnisan Medis

Persatuan Ahli Radigrafer Indonesia

PARI

radiografer

radioterapis

Persatuan Teknik Gigi Indonesia

PTGI

teknisi gigi

Ikatatan Teknik Elektromedik Indonesia

IKATEMI

teknisi elektromedis

Persatuan Ahli Teknik Laboratorium Kesehatan Indonesia

PATELKI

analis kesehatan

Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia

IROPIN

refraksionis optisien

Ikatan Ortotik Prostetik Indonesia

IOPI

otorik prostetik

Ikatan Paramedik Teknologi Transfusi Darah Indonesia

IPPTDI

teknisi transfusi

Perhimpunan Profesi Perekam Medis & Informasi Kes Indonesia

PORMIKI

perekam medis

 

KONDISI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL (2014)

 

NO

NAMA PROFESI

JUMLAH ANGGOTA

1

IDI

2

PPNI

3

IBI

4

PERSAGI

5

PPGI

6

IAI

7

PAFI

8

PATELKI

9

IFI

10

HAKLI

11

IROPIN (REFRAKSIONIS OPTISIEN)

12

ATEM

13

PDGI

14

IPAI (ANESTESI)

15

RADIOLOGI

16

PERSAKMI (KESEHATAN MASYARAKAT)

17

IOTI (OKUPASI TERAPI)

18

IKATWI(TERAPI WICARA)
   
  JUMLAH

 

SUSUNAN PENGURUS

 PEMBINA                     : 1.       WALIKOTA

                                   : 2.       WAKIL WALIKOTA

PENGARAH                 : 1.       KEPALA DINKES

                                        2.

                                        3.

KETUA                                       :

WAKIL KETUA                          :

SEKRETARIS                             :

WAKIL SEKRETARIS                :

BENDAHARA                            :

WAKIL BENDAHARA                :

BIDANG :

1.      BIDANG MUTU DAN ETIKA

2.      BIDANG ORGANISASI DAN HUKUM

3.      BIDANG PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

4.      BIDANG PUBLIKASI, USAHA DAN KERJASAMA